Okulasi, Tanaman Buah ”Sirsak & Srikaya!


Sweetsop fruit
Sweetsop fruit (Photo credit: LiuTao)
Sugar-apple 日本語: バンレイシ
Sugar-apple 日本語: バンレイシ (Photo credit: Wikipedia)

Jakarta-infokampung.wp.com, Pada pertengahan November 2012 kemarin,  sejumlah warga yang tinggal di bilangan Mampang IV Jakarta Selatan tersebut mencoba untuk eksperimen yaitu dengan menggabungkan dua jenis  tanaman yang masih tergolong kerabat dekat antara, ”Sirsak dan Srikaya, Sirsak atau yang sering orang jawa bilang Srikaya Belanda, kadang hidupnya di pekarangan rumah atau di selah-selah pagar tersebut ternyata dapat di sambungkan dengan batang Srikaya, atau Nangka Sabrang kalau urang Sunda menyebutnya. Nah dua dari tanaman yang berbesa penampilan tersebut dapat dilakukan kombinasi jika ingin mendapatkan buah yang unik dan menarik.

Photo By:kebonkembang.com
Photo By:
kebonkembang.com

Tip:

1. Pilih batang bawah dari kedua tanaman tersebut kira-kira yang paling cocok untuk dikombinasikan.

2. Setelah itu baru siapkan batang atas untuk calon tumbuh nanti, jangan lupa pilih dari pohon yang sehat agar jika berhasil nanti tidak mengecewakan.

3. siapkan Gunting,Pisau Kater yang baru,Siapkan Plastik Es lilin yang masih baru, siapkan tali yang sangat tipis dan kuat.

4. kalau semua kebutuhan sudah disiapkan, yang perlu di ingat adalah melakukan okulasi sebaiknya dilakukan pagi hari kira-kira jam 7.00-9.00 wib dan kalau sore bisa dilakukan sekitar jam 15-16.00 WIB

Cara Okulasi. bikin sayatan di sekitar mata tunas batang bawah lalu usahakan bentuk sayatan persegi panjang 2 cm banding 5 cm. lalu usahakan untuk mencongkel kulit tersebut sampai lepas dan jangan terlalu lama terkena angin agar kambium tak kering.

lalu sisipkan kulit dari pohon lain yang sesuai sayatan tadi dan jangan lupa pilih yang ada bagian mata agar okulasi cepat numbuh semi baru, setelah penyisipan selesai lakukan pengikatan melingkar disekitar calon tunas tadi setelah di ikat lalu dilakukan penyongkopan menggunakan plastik yang baru dan di tiup agar tetap mengembung penyongkopan sangat berguna bagi calon tunas untuk beradaptasi suhu, jangan lupa setelah selesai proses tersebut kemudian tanaman di taruh ditempat yang ada naungan agar tetap terjaga kelembabannya serta mengurangi tingkat kegagalan. (Sj)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s