Peringati; Hari Perempuan Se Dunia


sumber:http://demoburuh.blogspot.comJakarta-8 Maret 2013. Seluruh Perempuan se-Jagad hari ini tengah memerayakan “hari perempuan sedunia” Namun sampai detik ini banyak sekali yang dialami oleh kaum perempuan baik perlakuan kasar hingga pelecehan seksual dan sampai  menyebabkan hilangnya nyawa se seorang.

 

Seperti kasus mutilasi yang terjadi pada be-berapa hari yang lalu tepatnya Sabtu 02/03/2013.

 

Korbannya tak lain adalah isteri dari seorang penjual soto yang bertempat tak jauh dari terminal kampung rambutan Jakarta Utara dan tersangka tak lain adalah suaminya sendiri tengok berita mutilasi. Kasus kekerasan terhadap perempuan seolah tak ada henti-hentinya. Rancangan Undang-Undang (RUU) tindak Pidana hanya sedikit mengalami perubahan untuk hukuman pemerkosa di RUU baru ini. Ada pasal yang memuat bahwa hukuman minimal pemerkosa adalah 3 tahun penjara. Namun tak ada perubahan dihukuman maksimal selama 12 tahun penjara. Tak ada pasal hukuman mati, penjara 20 tahun atau penjara seumur hidup.

 

Sejulmlah Aktivis dan masyarakat ramai-ramai mengutuk aksi kekerasan seksual membuahkan sebuah wacana untuk mengusulkan pembentukan polisi Susila. Beban polisi yang menangani kasus yang terlalu banyak dinilai berimbas pada kurangnya proteksi atas anak-anak dan perempuan.

Belajar dari India, pasca kasus pemerkosaan mahasiswi kedokteran pada 16 Desember 2012 lalu, India membuat perubahan besar dalam perundang-undangan pada kejahatan terhadap perempuan. Hasilnya, dikeluarkannya undang-undang kejahatan seksual, dan telah mengeluarkan rekomendasi pada 23 Januari lalu.

Indonesia seharusnya belajar dari negara lain seperti, yang pemerintahnya menyetujui meningkatkan hukuman bagi pelaku pemerkosaan beruntun dengan ancaman penjara seumur hidup atau hukuman mati jika korban pemerkosaan meninggal atau koma. Sayangnya, korban pemerkosaan di India tersebut tidak dapat merasakan jaminan perlindungan dari undang-undang yang dicetuskan oleh pemerintahnya karena menghembuskan nafasnya saat dalam perawatan di rumah sakit Singapura. (Sumber berita detik.com.)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s