Kebun minimalis, ala hidroponik


Hidroponik yang sederhana
Hidroponik yang sederhana

Jakarta-infokampung.wp.com. Berbagai cara bertani sudah banyak diterapkan oleh masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang tinggal di perkotaan ataupun dilahan yang minim air. Selain bertani organic ada juga yang mengadopsi Sistem pertanian hidroponik. Pertanian hidroponik juga bisa dikembangkan dilahan atau pekarangan rumah yang sempit dan  sistem pertaian tersebut tidak banyak membutuhkan media tanam seperti pada umumnya pertanian yang selama ini kita ketahui.

Pertanian hidroponik, hanya membutuhkan sedikit media tanam dan nutrisi untuk bertumbuh-kembangnya tanaman yang ditanam, oleh karena itu tanaman sangat bergantung pada nutrisi yang kita berikan ke media tersebut, banyak contoh tanaman yang dapat di budidayakan model hidroponik antara lain, Terong,Cabai,Tomat, Kacang panjang, Sawi,Kangkung,Bayam, Seledri, dan lain-lain.

Bahan-bahan yang dibutuhkan  untuk bertani hidroponik secara sederhana antara lain:

1      . Siapkan media tumbuh berupa Cocopiet (serabut kelapa), sekam bakar.

2      Siapkan gelas plastik bekas air mineral dan sejenisnya, lalu dikasih lobang bagian bawah  boleh lebih dari 1 lubang.

3      Siapkan toples bekas untuk tempat nutrisi yang sudah dicampur dengan air

4      Nutrisi zat penumbuh kalau tidak ada bisa menggunakan pupuk ….mutiara yang banyak dijual di toko pertanian setempat

5      Siapkan tutup toples dan dikasih lubang untuk memasukan gelas agar nantinya media dapat  terkena air dalam toples

6      Siapkan tanaman yang akan di tanam.

Pertanian model seperti ini sangat menguntungkan, selain tidak perlu disiram tanaman akan berkembang dengan baik  jika lingkungannya cocok, dan nantinya akan didapat kualitas buah atau hasil sayur yang sangat baik, atau jika anda memiliki akses internet anda juga bisa mencari  referensi di media online atau vidio melalui layanan http://www.youtube.com. karena sudah sumber-sumber yang mengulas lebih rinci dan detail.

Pertanian hidroponik banyak variasi model sirkulasi menggunakan pompa  seperti sirkulasi aquarium air diputar dan mengairi tanaman, namun kalau yang sederhana seperti contoh di atas, jika anda penasaran ingin mencobanya silahkan namun musti diketahui takaran untuk mencampur nutrisi atau zat penumbuh tanaman dan air agar sesuai kebutuhan tanaman.

Selamat mencoba bertani ala hidroponik, idealnya tanaman membutuhkan sinar matahari kurang lebih 5 jam per hari dan tidak disarankan terkena hujan agar nutrisi tetap terjaga dengan baik atau tidak tercampur dengan air hujan. (by.Sj-)

 

One thought on “Kebun minimalis, ala hidroponik

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s