Kalangan Aktivis Lingkungan, Rekomendasikan Joko Widodo dan Yusuf Kalla Untuk Pemerintahan 2014-2019


Kami dari berbagai organisasi masyarakat sipil, mengucapkan selamat kepada Sdr. Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla, untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2014-2019. Kami mengingatkan kepada Saudara Jokowi dan Jusuf Kalla, bahwa kemenangan yang sesungguhnya adalah kemenangan rakyat atau publik luas, dengan segala harapan, kesabaran atas penderitaan dan imajinasi untuk Indonesia yang lebih baik, serta partisipasinya dalam pemungutan suara 9 Juli 2014. Inilah kemenangan yang sejati dimana rakyat berpartisipasi dalam pemungutan suara. Kemenangan ini bukan merupakan kemenangan sejumlah elit politik.Untuk itu sejumlah hal yang harus dilakukan; pertama, Jokowi dan Kalla harus cepat melakukan konsolidasi dengan rakyat dan konstituen bangsa. Tujuan-nya adalah segera menyusun prioritas agenda keadilan dan kesejahteraan. Terutama bagi mereka yang selama ini dizalimi dan dianaiaya. Jokowi dan Kalla harus segera membangun pemerintahan yang partisipatif dan egaliter. Bukan berkawan pada elit-alit partai semata dan kelompok-kelompok kepentingan tertentu.

Kedua, Jokowi dan Kalla tidak boleh lengah dan akomodatif terhadap para penjahat, nama-nama yang tidak layak untuk masuk kedalam kabinet, atau posisi-posisi yang strategis. Penjahat-penjahat kemanusiaan, lingkungan, maling uang negara, pelaku diskriminasi dst. Termasuk tidak perlu mengakomodasi kelompok politik tertentu untuk “nyebrang”. Hal ini patut dicurigai sebagai upaya masuk dalam kekuasaan belaka.

Ketiga, Meminta segera Jokowi agar melakukan Konsultasi Publik untuk menyusun kabinetnya. Hal ini sebagai bentuk pelibatan publik yang berandil besar dalam membangun kemenangan Jokowi dalam Pilpres yang lalu.

Keempat, Meminta Rezim hari ini, Soesilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, agar mempersiapkan masa pensiunnya dengan tidak membuat kebijakan dan tindakan yang prokatif dan membebani penyelesaian agenda keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Jakarta, 23 Juli 2014

Hormat kami,

Institute Hijau Indonesia, KontraS, Inded, ICW, Migrant Care, Solidaritas Perempuan, Koalisi Perempuan Indonesia, Imparsial, KPBI, Walhi, KPA, PSHK, YLBHI, LBH Jakarta, TURC, FSGI, IGJ, Koalisi Anti Utang, Setara Institute, Yappika, Jatam, LBH Pers, Aliansi Jurnalis Independen, PBH PERADI, KIARA, Komite Pemilu Indonesia.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s